Postingan

Journey To The East (Cerita Perjalanan Backpacking Flores) - 4 Habis

Gambar
Akhirnya... Setelah sekian lama nge-dokem  di draft , akhirnya postingan ini bisa di- publish  juga. Lunas sudah hutang piutang kita.  Semoga masih tetap antusias mengikuti ceritanya. Selamat mengikuti! :) Sambungan dari : Journey To The East (part 1) Journey To The East (part 2) Journey To The East (part 3) Rabu, 2 Februari 2011 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Leyeh –leyeh Day Kira-kira jam 8 pagi kita sudah packing barang-barang dan bersiap untuk pindah tempat penginapan. Belakangan gw denger kabar kenapa si pemilik penginapan gak mau nerima orang asing untuk bermalam di tempat mereka. Masalah agama dan tingkah laku orang asing yg kadang-kadang bawa-bawa adat kebarat-baratannya ke sini, contohnya making love di penginapan dsb. Yah gak akan gw bahas panjang lebar lah masalah itu. Pokoknya setelah menyelesaikan administrasi di penginapan sebelumnya, kita langsung pindah ke ...

Self Monologue

“Menurut gw sih, umur segini udah bukan fasenya lagi nyari ‘pacar’, bung! Udah saatnya berpikir matang supaya dikemudian hari tidak menyesal. This is for the rest of my life. I’m talking about ‘partner of life’ , bung! Jadi bukan main-main lagi, harus dipikir matang-matang...” “Pake audisi gitu ya? Kayak Amer*can Idol gitu?” “Yaaah..kurang lebih begitu lah...hahaha... Ya enggaklah! Ya lu seleksi sendiri dari berbagai kriteria. Kasarnya begitu. Misal penampilan, pendidikan, latar belakang keluarga, sifat, kebiasaan, hobi, bahkan zodiak dan shio!” “Ya ampun sampe segitunya...” “Gw seriusan, bung! Nanti dari beberapa kriteria itu seorang cewek pasti punya nilainya masing-masing. Nah, nanti tinggal dipilih mana yang kira-kira nilainya itu masuk passing grade yang udah lu tentuin sebelumnya. Misal lu mau istri dengan kriteria penampilan 70, pendidikan 30, hobinya berkuda, dan lain-lain kombinasinya terserah lu sendiri, tiap orang kan punya selera masing-masing” “Kal...

Mimpi Masa Muda

Gambar
“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”  - Soe Hok Gie Kutipan barusan adalah kata-kata yg dilontarkan Soe Hok Gie untuk meyakinkan teman-temannya tentang tujuannya mengadakan kegiatan pendakian ke gunung Semeru. Dan, menurut gw inilah seharusnya alasan yg paling bijaksana untuk menjawab pertanyaan, "Ngapain sih lu naik gunung?". Bukan karena pengen terlihat keren, gengsi, atau apapun yg sejenisnya... cih! Tapi yg mau gw ceritakan berikut ini adalah alasan 'kenapa naik gunung' versi gw sendiri. K...

Aku Mencintaimu, Tapi Kamu Berlalu

Habis sudah waktuku Habis sudah kata-kataku Habis sudah nyaliku Habis sudah pengharapanku Dan kamu sedikitpun tidak mau tahu tentang itu, kamu berlalu... berlalu melenggang syahdu... berlalu menutup pintu... Sial! Tak bisakah kamu permisi dulu?

Hasrat

Sejak beberapa jam yang lalu awalnya gw semangat buat ngerjain tugas kampus yang sudah mendekati deadline . Setengah jam setelah itu, gw tergoda untuk masuk ke dunia maya. Singkat cerita, sampai saat gw menulis postingan ini, gw masih baca-baca, lihat-lihat dan menikmati postingan  blog  anak-anak ISI (Institut Seni Indonesia) dan FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB. Isinya mungkin agak-agak ngawur dan eksentrik. Tapi gw malah tertarik dan girang sendiri menikmati karya-karya dan tulisan mereka. Dari mulai lukisan, foto, multimedia artwork , sampai puisi. Bener-bener inspiring! Lambat laun gw mulai bertolak dari tugas dan omong kosong itu. Seluruh energi terfokus untuk mencermati semua karya anak-anak ini. Tiba-tiba obsesi masa lalu gw untuk kuliah di FSRD ITB menyeruak tak beraturan. Oh Tuhan, Aku jatuh cinta pada karya seni! Gw seakan memahami setiap karya anak-anak itu. Gw seakan-akan kenal dengan mereka semua. Gw seakan-akan satu kampus dengan mereka se...

Aku Mencintaimu, Tapi Malu

Sesederhana seragam SMA-mu yang biasa, tiba-tiba aku jatuh cinta. Semanis senyummu yang entah untuk siapa, lambat laun Aku semakin gila Namun, hanya sampai di lantai 3 gedung sekolah, jarak terdekat yang Aku bisa. Berkenalan dalam diam bergandeng tangan dalam impian. Tujuh ratus sembilan puluh ribu kata cinta dalam tujuh puluh bahasa sudah kurangkai. Namun semuanya mengendap dan menjadi bangkai. Tertahan dan membusuk, mati dan terurai, menahun, sampai hari ini. Cuma mau bilang, Aku jatuh cinta padamu , tapi aku malu...

Journey To The East (Cerita Perjalanan Backpacking Flores) - 3

Gambar
Sebelumnya, mohon maaf sebesar-besarnya untuk teman-teman yg berulang-ulang menagih lanjutan cerita ini. Maklum, blogger  amatiran kayak gini nulisnya tergantung mood  dan situasi. Hehehe... Tapi janji tetaplah janji, jurnal ini akan tetap gw selesaikan sampai kapanpun itu. Baiklah, tidak usah berlama-lama. Mudah-mudahan masih antusias dan bersemangat. Jangan lupa kopi dan kudapannya. Enjoy! Sambungan dari : Journey To The East (part 1) Journey To The East (part 2) Philip dan teman-teman barunya Seharian penuh kami manfaatkan untuk beristirahat dan mengakrabkan diri dengan orang-orang dirumah Mbak Selly. Mereka adalah keluarga besar dengan banyak sekali anak-anak seumuran SD dirumahnya. Kami pun berkenalan dengan bapak Stefanus, kakaknya Mbak Selly yang akan membantu kami mencarikan mobil sewa untuk ke G.Kelimutu besok harinya. Bapak Stefanus adalah seorang sopir “Oto” alias sopir truk yang sudah terbiasa berkendara bolak-balik Ende – Labuan Bajo. Dia bilang...