Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Persimpangan

Mungkin, lebih baik tidak ada pilihan sama sekali daripada memiliki banyak pilihan, tapi tidak tahu mau memilih yang mana.Hidup ini penuh pertanyaan. Lalu kita dipaksa membuat jawaban-jawaban. Sementara waktu terus berjalan.Jadi maksudnya apa?Semesta itu pikiran dan hawa nafsu. Luas sempitnya tergantung itu. Lalu hidup ini bukan untuk dipertanyakan, melainkan untuk dijalani, dan dihadapi.Sampai disini, sudah mengerti?

Situasi Saat Ini...

Ini seperti... hmmm... situasi dimana kamu akhirnya menemukan apa yg selama ini kamu cari. Setelah selama ini kamu menjelajah dan memilah milih, akhirnya kamu berhenti padanya. Namun ia ada di seberang sana dan belum dapat kau genggam. Kalian dipisahkan oleh jurang yang entah berapa jauh jaraknya. Pikirmu saat ini, dialah yg selama ini kamu cari saat pertama kali kamu melihatnya. Meskipun belum sekalipun kamu menyentuhnya.Untuk menyentuhnya, kamu harus melompati jurang itu dan sampai disana. Namun yg terjadi adalah kamu masih ragu apakah jarak itu bisa kamu raih dalam sekali lompatan terbaikmu atau tidak. Karena kalau tidak sampai, jurang itu dalam sekali.Semakin hari perasaanmu meyakini kalau jarak itu semakin dekat, namun dalam waktu yang bersamaan, ketika kamu siap melompat, jarak itu kembali menjauh. Seperti fatamorgana.Dilematis.Kamu tidak mau pergi, karena tau betapa sulitnya selama ini menemukannya.Pada akhirnya kamu melatih fisikmu. Mempersiapkan lompatan terbaik. Sampai atau …

Gerimis Romantis dan Alasan-alasannya

Bogor di Februari memang begini. Hujan akan datang setiap hari. Ketika dia datang, dia akan menggebu-gebu. Angin diajaknya menari. Petir juga berteriak lantang. Tiang listrik dan pohon besar mabuk kepayang.Sejam dua jam, mulai sedikit reda. Ini favorit saya. Gerimis romantis, orang orang berkata. Dan ini biasanya akan berlangsung lama.Ketika gerimis begini, memandang keluar jendela seperti melihat sepenggal film drama. Semua hal rasanya menjadi dramatis dan puitis. Sepasang kekasih sepayung berdua menunggu angkot, tukang parkir berjas ujan warna warni, lalu ada seekor ayam yg di bakar asli sukabumi, asapnya kemana-mana, bikin lapar.Gerimis begini juga kadang bikin saya betah berlama-lama termenung. Mengingat masa masa indah yang telah lalu. Bersama teman-teman, atau orang-orang tersayang. Tapi entah kali ini. Rasanya ada yg beda pada gerimis kali ini. Ada rasa cemas di dalamnya. Ada rasa takut akan kehilangan sesuatu yg belum pernah dimiliki. Entahlah... saya hanya mau mencurahkan ras…