Minggu, 30 September 2012

Mimpi Masa Muda


“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.” 


- Soe Hok Gie

Kutipan barusan adalah kata-kata yg dilontarkan Soe Hok Gie untuk meyakinkan teman-temannya tentang tujuannya mengadakan kegiatan pendakian ke gunung Semeru.
Dan, menurut gw inilah seharusnya alasan yg paling bijaksana untuk menjawab pertanyaan, "Ngapain sih lu naik gunung?". Bukan karena pengen terlihat keren, gengsi, atau apapun yg sejenisnya...cih!

Tapi yg mau gw ceritakan berikut ini adalah alasan 'kenapa naik gunung' versi gw sendiri.
Kalau diingat-ingat, awal mula gw seneng berkegiatan di alam bebas tuh mulai dari SMA kelas 1. Dulu waktu MOS, semua ekstrakurikuler yang ada di SMA gw menampilkan kebolehannya sekaligus promosi untuk menjaring anak-anak baru yg berminat. Tapi, gak ada satu pun ekstrakurikuler disana yg menarik hati gw... Sampai akhirnya gw memutuskan untuk tidak daftar di salah satu ekstrakurikuler yg ada. 

Jumat, 22 Juni 2012

Aku Mencintaimu, Tapi Kamu Berlalu

Habis sudah waktuku
Habis sudah kata-kataku
Habis sudah nyaliku
Habis sudah pengharapanku

Dan kamu sedikitpun tidak mau tahu tentang itu,
kamu berlalu...
berlalu melenggang syahdu...
berlalu menutup pintu...

Sial! Tak bisakah kamu permisi dulu?

Rabu, 13 Juni 2012

Hasrat

Sejak beberapa jam yang lalu awalnya gw semangat buat ngerjain tugas kampus yang sudah mendekati deadline. Setengah jam setelah itu, gw tergoda untuk masuk ke dunia maya.
Singkat cerita, sampai saat gw menulis postingan ini, gw masih baca-baca, lihat-lihat dan menikmati postingan blog anak-anak ISI (Institut Seni Indonesia) dan FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB.

Isinya mungkin agak-agak ngawur dan eksentrik. Tapi gw malah tertarik dan girang sendiri menikmati karya-karya dan tulisan mereka. Dari mulai lukisan, foto, multimedia artwork, sampai puisi. Bener-bener inspiring!

Lambat laun gw mulai bertolak dari tugas dan omong kosong itu. Seluruh energi terfokus untuk mencermati semua karya anak-anak ini. Tiba-tiba obsesi masa lalu gw untuk kuliah di FSRD ITB menyeruak tak beraturan. Oh Tuhan, Aku jatuh cinta pada karya seni!

Gw seakan memahami setiap karya anak-anak itu. Gw seakan-akan kenal dengan mereka semua. Gw seakan-akan satu kampus dengan mereka semua... Saling bertukar ide dan saling menginspirasi.

Dari kecil gw udah doyan gambar. Sempet punya keinginan untuk jadi arsitek, disamping juga punya keinginan untuk kuliah di IKJ (Institut Kesenian Jakarta) dan FSRD ITB. Sepertinya gw punya hasrat tersendiri dalam bidang seni, apapun itu. Disaat anak-anak yg lain bingung dengerin lagunya SujiwoTedjo, gw malah asik menikmati sendiri ke-eksentrikan musik dan liriknya. 

Meskipun gw bukan seniman profesional ataupun berbakat, tapi kadang-kadang gw menumpahkan hasrat tersebut ke dalam berbagai karya seperti gambar, puisi, lagu, lelucon, dan lain-lain. Sempet pengen juga sih nyobain bikin film atau main drama gitu. Yaah... tapi memang dasarnya tidak dilahirkan untuk memiliki bakat dan bergelut di dunia seni kali yah, jadinya kebanyakan bukannya bikin karya tapi cuma menikmati dan mengamati karya orang lain aja... hahahaha yang penting hasrat terpenuhi.

Kalo orang ketemu sama passion-nya tuh mirip kayak ketemu sama jodoh yah... Girang sendiri... Kelenjar adrenalin seketika berpacu cepat, tidak mau ada sedikitpun yang lewat.

Well, gw cukupkan sampai disini saja 'kangen-kangenan'-nya. Kita kembali lagi ke tanggung jawab mahasiswa. Meskipun gw gak sempet kuliah di IKJ ataupun FSRD ITB, hasrat gw pada seni akan terus ada, dan gw bisa belajar di mana-mana, because art is infinity.

Senin, 14 Mei 2012

Aku Mencintaimu, Tapi Malu

Sesederhana seragam SMA-mu yang biasa, tiba-tiba aku jatuh cinta.
Semanis senyummu yang entah untuk siapa, lambat laun Aku semakin gila
Namun, hanya sampai di lantai 3 gedung sekolah, jarak terdekat yang Aku bisa.

Berkenalan dalam diam
bergandeng tangan dalam impian.

Tujuh ratus sembilan puluh ribu kata cinta dalam tujuh puluh bahasa sudah kurangkai.
Namun semuanya mengendap dan menjadi bangkai.
Tertahan dan membusuk,
mati dan terurai,
menahun, sampai hari ini.

Cuma mau bilang,
Aku jatuh cinta padamu,
tapi aku malu...


Kamis, 12 April 2012

Journey To The East (Cerita Perjalanan Backpacking Flores) - 3

Sebelumnya, mohon maaf sebesar-besarnya untuk teman-teman yg berulang-ulang menagih lanjutan cerita ini. Maklum, blogger amatiran kayak gini nulisnya tergantung mood dan situasi. Hehehe... Tapi janji tetaplah janji, jurnal ini akan tetap gw selesaikan sampai kapanpun itu.
Baiklah, tidak usah berlama-lama. Mudah-mudahan masih antusias dan bersemangat. Jangan lupa kopi dan kudapannya. Enjoy!


Sambungan dari :
Journey To The East (part 1)
Journey To The East (part 2)



Philip dan teman-teman barunya

Seharian penuh kami manfaatkan untuk beristirahat dan mengakrabkan diri dengan orang-orang dirumah Mbak Selly. Mereka adalah keluarga besar dengan banyak sekali anak-anak seumuran SD dirumahnya. Kami pun berkenalan dengan bapak Stefanus, kakaknya Mbak Selly yang akan membantu kami mencarikan mobil sewa untuk ke G.Kelimutu besok harinya. Bapak Stefanus adalah seorang sopir “Oto” alias sopir truk yang sudah terbiasa berkendara bolak-balik Ende – Labuan Bajo. Dia bilang bahwa perjalanan dari Ende ke Labuan Bajo sangat memakan waktu yg lama, bisa sampai 12 jam lebih dan medannya sungguh sulit. Akhirnya saat malam tiba kami dapat kabar bahwa mobilnya sudah dapat dan akan menjemput kami besok hari jam 05.00 pagi dengan harga IDR 300.000 untuk seharian mereka antar kami lagi ke tempatnya Mbak Selly.


Minggu, 08 April 2012

Antara Musik & Wanita


Salah satu hal yg bisa membuat gw nyaman, tenang dan relaks dari masalah – masalah yg gw hadapi adalah musik. Entah bagaimana skemanya, seperti ada sesuatu yg masuk dari kuping gw sampai ke hati, dan memperbaiki segala hal yg bermasalah di dalam sana.

Pada dasarnya gw seneng semua jenis aliran musik, dari mulai pop, rock, metal sampai ke dangdut, dari mulai hiphop, RnB, sampai ke progressive. Gw seneng semuanya, tapi dengan catatan, musik itu ‘nyaman di hati’. Maksudnya, dari setiap jenis aliran musik yg gw sebutin barusan itu kan pasti banyak tuh produk musiknya, nah musik yg paling nyaman di hati gw itu lah yg gw senengin. Contohnya kalo ada 2 musik dengan jenis aliran yg sama, rock misalnya. Ada lagu rock yang gw seneng, ada juga lagu rock yg gw gak seneng. Tergantung dari tingkat kenyamanannya di telinga dan hati gw. Meskipun suara musiknya keras, tapi kalau harmonisasinya menyentuh hati gw, itulah musik yg gw senengin. Terus bisa juga ada musik yg kebanyakan orang lain tuh gak suka, tapi gw malah suka. Jadi intinya, gw seneng semua jenis aliran musik dengan segala macam instrumennya, selama musiknya ‘nyaman di hati’ gw.

Begitu pula halnya dengan wanita. Pada dasarnya gw seneng sama semua jenis wanita yg ada di muka bumi ini, selama wanita itu ‘nyaman di hati’ gw. Hanya wanita – wanita dengan ‘kombinasi’ tertentu yg bisa menyentuh hati gw dan membuat hati gw nyaman seperti musik – musik yang gw senengin dan gw dengerin setiap hari untuk menenangkan gw dari berbagai masalah. Gw yakin semua wanita di dunia ini diciptakan Tuhan dengan kombinasi yang bermacam – macam. Seperti macam – macam aliran musik yg berbeda – beda dari mulai nada, irama, dan instrumen – instrumennya. Ada wanita yang cantik tiada tara, tapi orangnya pecicilan, jorok dan malas. Ada yang tidak begitu cantik, tapi baiknya minta ampun, dan lain sebagainya. Tapi ada juga wanita yang udah cantik rupawan, hatinya selembut awan dan sehangat senja, trus cerdasnya setengah mati. Siapa yg gak mau?

Wanita dan musik bagi gw Cuma masalah selera (alibi, padahal lumutan gak laku2^^). Masing – masing orang punya seleranya masing – masing. Hanya saja perbedaan mendasar dari musik dan wanita adalah, musik tentang 1 arah sedangkan wanita tentang 2 arah. Untuk urusan musik, gw bisa milih sesuka hati gw musik mana yg mau gw dengarkan, mudah. Tapi wanita? Semuanya menjadi rumit.

Yah, begitulah gw... kadang – kadang pikiran gw suka ngelantur kemana – mana. Segala milih wanita diibaratkan milih musik segala. Tapi dari semua ini, gw berharap semoga nantinya (siapapun itu) wanita spesial yg akan mendampingi hidup gw nanti, bisa jadi ‘music playlist’ of my life yg senantiasa menentramkan hati dan jiwa di setiap saat dengan alunan simfoni dan harmonisasi nada yg indah.


Ngomong2 besok udah UTS (Ujian Terlalu Santai) alias mid-term. Jadi para pembaca yg budiman, saya mohon doanya ya semoga 2 minggu ini bisa ngerjain semuanya dengan usaha terbaik dan hasil yg terbaik juga. Okay?
Bismillaahirrahmaanirrahiim... i’m ready!

Selasa, 07 Februari 2012

Memulai Hidup Sehat

Tadinya postingan kali ini mau gw keluarkan sesaat setelah ujian akhir semester kemarin. Namun karena hal-hal tertentu jadinya tertunda dan akhirnya baru bisa di posting saat ini.

Gw cuma mau cerita tentang sesuatu yg sudah sering Mario Teguh atau motivator2 lain bicarakan. Yaitu tentang "Kejujuran".

Jadi alhamdulillah ujian semester 5 kemarin gw kerjakan dengan jujur. Yah, meskipun ada 2 mata kuliah yg sedikit tidak jujur ngerjainnya (kalo orang jawa bilang ngepek alias nyontek), tapi setidaknya gw merasa ada perbaikan di dalam diri gw... ke arah yg lebih baik tentunya. Mengingat pada semester-semester sebelumnya gw begitu tidak peduli dengan hal seperti ini. Yang gw pedulikan hanya bagaimana caranya supaya nilai gw bagus dan gw meng-halal-kan segala cara pada waktu itu, meskipun terkadang gw gak bisa berkutik juga gara-gara pengawasnya sangat profesional.

Entah ada wahyu darimana tiba-tiba saja gw memutuskan untuk memulai hidup sehat. Gw punya temen sekelas yg selama gw kenal di teknik sipil, dia gak pernah curang saat ujian. Dan nilai dia rata-rata bagus semua. Mungkin dia salah satu inspirasi gw untuk memulai hidup sehat ini. Dia aja bisa, kenapa gw enggak? Terus makin kesini pengawas-pengawas ujian di teknik sipil semakin lihai dan menakutkan, memaksa gw untuk mengurangi contek-mencontek.
Banyaknya kasus-kasus di negara ini yg bertema "meng-halal-kan segala cara" seperti korupsi dan lain-lain juga menggetarkan hati gw dan semakin memantapkan niat gw untuk memulai hidup sehat.

Kalau gak salah gw juga pernah ngepost disini tentang suasana ujian gw dulu dan bagaimana teknik/cara gw mencontek. Hehehehe... Entah gw harus bangga atau malu pernah melakukan itu, hanya saja saat ini gw menganggap itu semua adalah proses pembelajaran gw untuk menjadi manusia yg lebih baik daripada sebelumnya.

Harus gw akui bahwa segala kejujuran itu akan bermuara kepada kebaikan. Bukan hanya dalam hal ujian, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan lainnya. Bukan hanya dari cerita-cerita Mario Teguh atau motivator2 lainnya, tapi memang gw juga mengalaminya sendiri. Kalian bisa ambil contoh dan referensi dari manapun untuk membuktikan bahwa kejujuran itu sangat menguntungkan! Atau... sialhkan coba sendiri!

Nah, bagian twist-nya adalah ketika gw buka portal akademik kemarin untuk ngelihat nilai-nilai semester 5 gw. Dan hasilnya? Gw takjub tiada henti. Sebenernya gak gede-gede amat, tapi hasilnya lebih baik daripada yg gw kira sebelumnya. Malahan lebih bagus dibanding semester sebelumnya disaat gw meng-halal-kan segala cara. Ini terasa lebih memuaskan dan nikmat dibanding ujian-ujian sebelumnya, kepuasannya tuh sampe sini (*sambil nunjuk ke arah dada*).

Jadi selama ini masalah gw hanya malas dan takut dapet nilai jelek aja. Padahal kalau gw mau berusaha lebih untuk mendapatkan sesuatu yg gw inginkan, insya Allah gw bisa mendapatkan itu gak perlu pake curang-curangan segala. Begitu juga dengan menjalani kehidupan ini, kan? Gak perlu korupsi untuk jadi kaya, sob! Meskipun korupsi bisa membuatmu kaya, tapi ada kemungkinan kamu juga bisa masuk penjara.
"Halah, sok suci lo, ki! Palingan angin-anginan doang!!"
Terserah! ini cuma usaha gw kok untuk memperbaiki diri, siapa tau nantinya bisa memperbaiki juga kondisi negara gw saat ini. Who knows? Setidaknya gw udah berusaha...
Mengutip sedikit dari lagunya Michael Jackson - Man In The Mirror. "If you wannna make a world a better place, take a look at yourself, then make a change..."

So the lesson is, tidak perlu mencontek untuk mendapatkan nilai bagus. Just trust yourself, do your best, let God do the rest. Simple. 

cheers!

Sabtu, 21 Januari 2012

Just Singing And Guitar And Internet


Gak ada hubungannya sama apa-apa dan siapa-siapa kok. Santai aja... Nikmatin aja...
Happy holiday anyway!