Postingan

Pejuang Ta'jil

Udah setengah bulan lebih bulan Ramadhan tahun ini, dan udah setengah bulan lebih perjalanan menuju kemenangan. Bulan puasa di Jogja ala gue pastinya beda banget kayak puasa di Bogor. Kalo di Bogor pasti setiap sahur dan buka puasa makan selalu dirumah, yah kadang - kadang buka puasa sama teman ato nggak sama kekasih tercinta.  Nah kalo di Jogja agak beda, gue punya kebiasaan baru. Sebenernya gue gak ada maksud apa-apa untuk posting ini sebelumnya, maka jangan punya pikiran yang enggak-enggak dulu. Jadi dari semenjak gue balik ke Jogja, gue punya waktu sekitar 2 mingguan selama di Jogja sebelum pulang lagi ke Bogor, biar lebaran nya di Bogor. Nah kalo di Jogja, gue agak alim coy! meskipun kadang-kadang, gue buka bareng di mesjid. Emang mula-mula niatnya biar dapet gratisan makanan aja, soalnya agenda "Buka Bareng" di warung makan bareng temen2 banyak banget yang pastinya menguras kantong. Cuma setelah gue rasain alhamdulillah bermanfaat juga buka puasa di mesjid tuh. Selain d...

MERDEKA (?)

Gambar
Ini bendera merahputih yang dipasang di rumah gw. Agak terharu gw ngeliat bendera ini kebasahan ditengah hujan yang lebat mengguyur Bogor. Kebayang perjuangan Jenderal Sudirman, Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, Bung Karno dan pejuang-pejuang lain yang sedang memperjuangkan kemerdekaan negara yang sedang kita singgahi ini, yang membesarkan kita ini dan menghidupi kita ini. Kita gak akan bisa seperti ini tanpa perjuangan mereka. Mungkin yang ada di pikiran para pejuang itu hanyalah, " Jangan sampai anak cucu ku merasakan apa yang aku rasakan kini (dijajah), maka sampai titik darah penghabisan pun aku akan berjuang ". Karena memang cuma itu pilihan yang mereka punya. Kalo gw hidup di jaman penjajahan pun mungkin gw juga akan melakukan hal yang sama dengan mereka. Berguyur hujan, bermandikan lumpur, luka dimana-mana. mungkin itu semua tidak sedikit pun menyurutkan keinginan yang sungguh mulia itu. Mirip dengan bendera di balkon depan yang sedang gw pandangi ini. ...

Tak Sama dengan Proyeksi Retina

Mawar yang telah lama mekar, kini semakin layu Bukan karena musim atau iklim,tentu bukan... Hanya saja memang aku yang menginginkannya untuk lenyap dari kekosongan ini Harapan itu tidak lebih kosong daripada kaleng susu bekas nyaring senyaring - nyaringnya keras sekeras-kerasnya menyadarkanku biar terjaga mimpi tak sama dengan proyeksi retina Inilah...inilah dunia itu! Saat nalarmu menyetujui apa yang terlihat Saat ego mu tak lagi bisa berbuat Dan hatimu menolak untuk terpikat Detik ini kuputuskan untuk berhenti dari perjalanan ini, atau mungkin menundanya...

Cerita Perjalanan Backpacking Bali - Lombok

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim... *Maaf postingannya agak panjang dan memerlukan waktu yang lama untuk dibaca. Gw bagi per-hari biar (mudah2an) enak bacanya dan gw selipin rekapitulasi biaya setiap harinya. Untuk rangkuman yang lebih simple mungkin gw posting terpisah. Jangan khawatir, pasti gw cantumin foto-foto perjalanannya supaya imajinasi  lu gak polos. Mohon maaf juga kalo tulisan gw agak kurang bagus dibaca, itu artinya ada suatu kerusakan di bagian usus 12 jari para pembaca (apa hubungannya?!). Baiklah tidak usah berbasa-basi lagi. Silahkan menikmati. Alhamdulillah perjalanan liburan yang udah gw rencanain berbulan-bulan lalu akhirnya berakhir dan sangat meninggalkan bermacam pengalaman yang insya Allah bermanfaat buat gw. Dari yang hanya rencana omongan saja, pengumpulan modal sampai akhirnya terwujudkan. Semua itu bakalan jadi sesuatu yang gak bakal gw lupain seumur hidup. Berawal dari rencana backpacker-an ke Bali 6 bulan lalu. Dan gw berusaha buat nabung dengan ...

Mendadak Supir

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim... Akhirnya bangun juga dari tidur yang panjang 12 jam. Badan masih lemes dan perut kosong banget karena terakhir makan jam 3 sore kemarin pas Lomba Kenal Alam 3 yang diselenggarakan oleh Satya Soedirman . Lomba ini terakhir diadakan sekitar beberapa tahun yang lalu, pokoknya lama deh. Nah, sekarang baru diadakan kembali atas pemikiran senior-senior sing karolot eta . Awalnya gw gak berpartisipasi langsung banget untuk bantuin persiapan pra-kegiatan seperti mecari dana, rapat koordinasi, penyusunan acara dan sebagainya karena gw masih di Jogja waktu itu. Pas gw balik ke Bogor ini baru gw bantu-bantu walaupun cuma sedikit dan setidaknya waktu kegiatan gw berpartisipasi aktif lah. Dan gw baru tau ternyata SS pernah dan bisa membuat kegiatan yang lumayan besar seperti ini. Peserta ditargetkan 80 kelompok yang tiap kelompoknya terdiri dari 5 orang. Berarti kalo dikalikan sekitar 400 orang lho... Acaranya tepat kemari tanggal 25 Juli 2010 berlokasi di kaki gun...

Kecewa Bogor

Entah kenapa gw agak kecewa dengan kota tercinta gw ini, Bogor. Setelah menunggunya berbulan-bulan agar gw bisa pulang untuk liburan dan merasakan kembali sejuk dan dinginnya kota Bogor, tapi gw malah kecewa begini. Mungkin ekspektasi gw berlebihan kali ya kalo gw pulang ke Bogor bakal gini bakal gitu dan lain sebagainya, jadinya kecewa gw juga agak lebay . Tapi gak apa-apa lah, mungkin memang ini wajar kalo setiap hal itu berubah seiring berjalannya waktu. Gw bukan orang yang terlalu fanatik menolak perubahan yang ada. Kalau itu baik, ya kenapa enggak untuk kita dukung dan kita terima? asal jangan perubahan ke arah yang jelek. Dan, sebenernya ini cuma masalah kerinduan gw dengan semua kenangan semasa SMA. Yang disaat gw sedang pusing dan kesepian mengerjakan tugas-tugas yang menumpuk kuliah di Jogja, kenangan itu selalu mampir dan menyisakan rindu mendalam akan kota tercinta gw ini. Dimana gw butuh banget buat ngobatin semua ini, gw harus pulang ke kota gw ini. Tapi gw malah kecewa...

El Matadore

Gambar
118 menit pertarungan hebat, sengit dan sangat alot di Johannesburg sana. layaknya sebuah kiblat, semua pasang mata di seluruh dunia tertuju padanya, pertandingan final WorldCup 2010. Saat tendangan kaki kiri David Villa hampir merobek gawang Stekelenberg, teriakan riuh gemuruh di setiap kafe dan tempat nonton bareng berlangsung. Robben yang lolos dari 2 pemain belakang dan tinggal berhadapan dengan Casillas. Pertarungan mental yang sangat hebat. Semua penonton dalam posisi seperti menahan "berak". Teriakan kecewa dan bersyukur bercampur gemuruh seiring malangnya Robben yang gagal melakukan finishing touch. Fabregas yang baru memasuki lapangan mendapatkan kesempatan tanpa pengawalan pemain belakang musuh dan tiba di depan gawang musuh berhadapan dengan sang kiper. Kembali seluruh penonton memasang posisi seperti menahan "berak". Dan..."Ooooouuuuhhh......" nasib Fabregas tidak lebih baik daripada Robben. Wasit terpaksa memberikan perpanjangan waktu kepada ...